Cerpen sahabat jadi cinta
Hai perkenalkan nama
aku krystal..
Aku mempunyai sahabat laki-laki
bernama Rian, Rian adalah sahabat sedari kecil sampai sekarang aku berumur 22
tahun dia adalah laki-laki yang sangat pemberani hobinya bermain silat tapi dia
sangat cengeng ketika aku memarahi dia. Kita dari TK sampai SMA satu sekolah .
jadi aku tahu karakter rian dan begitupun sebaliknya. Sampai dimana aku dan
rian lulus SMA dimana masa-masa remaja aku habiskan dengan teman-temanku
seperti dimana aku yang dulu tidak bisa make up akhirnya sekarang menjadi bisa
berkat temanku. Setelah lulus dari SMA aku dan rian tidak melanjutkan kuliah
karena orang tua tidak memiliki cukup biaya dan akhirnya kami memutuskan
bekerja dengan merantau ke kota. O ya kami merantau dengan tempat inap yang
berbeda tapi tempat inap aku dan rian berdampingan. Jadi orang tua aku
menitipkan aku ke rian buat ngejagain aku. Di kota aku bekerja di mol sebagai
pelayan dan rian bekerja sebagai penghantar makanan di sebuah restoran. Banyak suka
dan duka yang aku alami ketika bekerja di kota tetapi inilah hidup dimana kita
harus selalu bersyukur.
Di suatu hari terdapat
kaka kelasku laki-laki saat SMA yang selalu datang ke tempat dimana aku bekerja
dia selalu membelikan baju untuk ibunya, laki-laki itu namanya adit . tetapi
seiring berjalannya waktu sepertinya dia menyukaiku hmm..apa aku yang kepedean
yah tapi dia selalu perhatian, selalu menghantarkan aku pulang kerja,
mengingatkan untuk makan. Tidak seperti rian yang cuek padahal rian yang
harusnya ngejagain aku. Dan saat dimana aku mulai jatuh cinta terhadap adit,
ini adalah pertama kalinya aku jatuh cinta. Hari valentine tiba aku diajak adit
di suatu restoran, awalnya rian sempat tidak setuju . Tapi aku menghiraukannya karena aku merasa
dia hanya iri saja karena di hari valentine ini dia hanya diam dirumah
sendirian. Pukul 19.00 aku pun tiba di restoran yang mewah dan fyi adit ini
ternyata anak orang kaya,aku baru tau
setelah dia menceritakan kehidupan dia padahal saat SMA aku perhatikan
penampilannya biasa saja tapi aku suka
sama adit bukan karena harta tapi aku tulus mencintai adit karena kasih
sayangnya. Dan tiba pelayan yang menghantarkan makanannya dengan tudung saji
nah disitu aku disuruh adit untuk membuka tudung tersebut tapi setelah di buka
ko isinya kertas lalu aku pun membaca isi kertas tersebut dan ternyata...dia
nembak aku. OMG disitu aku seperti mimpi ga bisa berkata apa-apa lalu adit
berkata “Gimana diterima ga?” lalu aku jawab “Iya aku mau” . huhu seneng banget
ternyata adit juga memiliki perasaan yang sama kaya aku. Jam 21.00 aku sampe
dirumah dan aku langsung menceritakan semua kejadian kepada rian dan aku
mengajak rian untuk merayakan jadian aku sama adit tapi respon dia biasa saja
malah saat aku bercerita dia seperti tidak antusias. Ya sudah akhirnya aku
memutuskan untuk pulang dari tempat inap rian.
Hari demi hari waktuku
habiskan dengan adit seperti sekarang adit selalu mengantarkan aku bekerja
dengan mobil biasanya kalau bekerja aku dan rian berangkat bareng naik bus. Dan
semenjak adit mengantarkan aku bekerja muka rian seperti tidak bersemangat. Aku
mencoba untuk mengobrolnya tetapi dia tetap murung. Semenjak itu dia menjadi
malas berlatih silat, jarang olahrga dan
jarang makan, dan rian pun jatuh sakit . sejak rian sakit aku yang selalu merawatnya
jadi waktu aku untuk bertemu adit jadi
kurang. Di suatu hari aku memutuskan untuk menginap di rumah rian karena rian
membutuh perawatan yang intensif kalo bukan aku yang mengurusnya siapa lagi. Saat
rian mulai tertidur dan aku masih menonton TV rian mengigau “tolong jangan pergi aku mencintaimu”, disitu aku
merasa bingung apa maksud rian mengigau seperti itu tetapi aku menghiraukannya
paling itu efek habis minum obat. Dan pagi hari pun tiba aku bergegas pulang
untuk siap bekerja saat aku keluar dari tempat inap rian ternyata ada adit yang
sudah menunggu aku . sepertinya adit terkejut aku keluar dari tempat inap rian
lalu aku mencoba menjelaskan kejadian semuanya. Tetapi adit malah tidak percaya
dan dia marah lalu meninggalkan aku.
Satu minggu berlalu, Semenjak
kejadian itu aku selalu mencoba menghubungi adit tetapi tidak ada respon, aku
hanya ingin minta maaf saja dan kejadian itu salah paham. Dan saat aku sedang
bekerja kebetulan saat itu aku ada bekerja shift malam, rian menelponku untuk
datang ke tempat dimana tempat rian bekerja tetapi aku saja tidak tahu apa nama
restoran dan alamatnya karena rian saja tidak memberitahu ku dimana rian
bekerja. Dan aku pun dijemput rian dan
saat tiba di restorannya, BOOM adit lagi makan sama cewe lain dan aku langsung
menghampirinya dan aku menanyakan siapa cewe ini awalnya adit tidak mengaku
tetapi cewe tersebut memberitahunya kalau dia adalah pacarnya adit. Saat itu
aku langsung minta putus. Saat sampai dirumah aku langsung ditenangkan oleh
rian dan aku menyesalinya kenapa waktu itu aku mau diajak makan sama adit. Tapi
nasi sudah menjadi bubur
Hari demi hari aku sejak
aku putus dengan adit, rian selalu perhatian terhadap aku. Lalu aku mencoba
menanyainya “tumben banget kamu perhatian pasti ada maunya ya?” lalu rian
jawwab “aku Cuma mau balas budi aja kan waktu aku sakit kamu udah jagain aku”. Tetapi
ko rasanya aneh aja . disitulah aku pun mulai merasa aku ada rasa sama rian
tapi aku selalu berfikir masa aku jatuh cinta sama rian sih dan pasti semua
cowo sama saja ga bisa jaga perasaan cewe. Tapi lama kelamaan rian lebih
perhatiaan lagi sama aku. Nah saat dimana rian mengajakku untuk ke rooftop
tempat inap rian disitulah rian mulai mengatakan perasaanya dan rian sudah
mulai suka ke aku sejak SMA tetapi dia tidak mau menyatakknya karena rian tidak
ingin persahabatannya hancur ketika sudah putus tetapi rian sekarang memiliki
tekad yang kuat untuk menyatakannya dan dia merasa aku adalah cewe yang
berhasil dia buat jatuh cinta, walaupun kadang sikapnya konyol tapi bikin
kangen. Dan pada saat itu aku mulai menerima rian menjadi pacar aku, karena
rian adalah sahabat dari kecil aku yang memilki sifat penyayang,tulus mecintai
seseorang, tidak egois dan mau mendengarkan curhatan aku
Comments
Post a Comment